Tiga pilar yang membuat pelatihan melekat
Dirancang sesuai cara staf garis depan benar-benar belajar — secara visual, di tempat kerja, dalam bahasa mereka sendiri.
Belajar secara visual
Video, bukan bahasa Jepang.
Gerakan ujung jari para ahli. Foto plating. Titik pemeriksaan keselamatan. Apa pun yang sulit diungkapkan dengan kata-kata bisa disampaikan lewat video. Pendidikan yang tidak bergantung pada kemampuan bahasa Jepang.
Buktikan dengan data
Pemahaman yang bisa diaudit.
Kuis dengan ambang kelulusan yang bisa dikonfigurasi. Manajer langsung tahu siapa yang siap, siapa yang perlu tes ulang, dan di mana pemahaman terhambat — semuanya dalam angka.
Dukungan dalam bahasa ibu
Aturan penting, dipahami dengan andal.
Peringatan alergen. Prosedur keselamatan. Aturan tempat kerja. Hal-hal yang mutlak tidak boleh disalahpahami — disampaikan dalam bahasa ibu pekerja.